Sunday, April 21, 2019

VERBATIM PSIKOLOGI KONSELING PART 1


LAMPIRAN VERBATIM


Pertemuan Pertama
Hari/tanggal    :  Sabtu, 24 Maret 2018
Jam                  : 10.00
Tempat            :  Rumah Bpk. MF Desa Jombor

A: Mahasiswa
B: Konselee
A
Selamat pagi, ehm… bagaimana kabar anda hari ini?
1

B
Alhamdulillah baik. Cuman ya sedikit capek ya, karena setiap Sabtu saya diajak futsal sama teman-teman.

Refleksi perasaan
A
Oh begitu ya, biasanya bermainnya berapa lama?

Pertanyaan tertutup
B
3 Jam, seperti biasa kok. Jadi setiap hari Sabtu saya agak kelelahan karena ikuti kegiatan futsal bareng teman-teman.
5

A
Oh okay, saya mengerti. Pasti sangat menguras tenaga ya bermain selama tiga jam. Saya akan berusaha meringkas pertemuan kita kali ini dalam satu jam. Ngomong-ngomong. Selain futsal, kegiatan apa saja yang anda ikuti?

Refleksi isi
B
Saya hanya ikut futsal saja, nggak ada kegiatan lain. Nah sebenarnya hobby saya membaca buku, tapi bukunya buku komik. Kalau Futsal itu, kegiatan rutin tiap hari sabtu, itupun saya kalau ada teman-teman yang ngajak. Kalau nggak ada yang ngajak kadang saya di rumah cuma tidur. Tapi ya futsal itu cukup membuat saya lebih bugar untuk ngampus.
12

A
Oh begitu ya, kelihatannya anda berusaha meluangkan waktu untuk blend-in dengan teman-teman anda dan anda juga ternyata anda merasakan manfaat dari bermain futsal untuk kesehatan anda sendiri.
17
Paraphase/
refleksi isi
B
Iya, sekali-kali saya nggak berangkat, teman-teman pasti nanyain “Kenapa kok nggak berangkat?” Nah banyak yang teks atau WA.
20

A
Wah, sangat perhatian ya, teman-teman anda.

Paraphase/
refleksi isi
B
Iya, begitulah. Teman-teman itu kalau urusan futsal ya nomer satu.


A
Lalu mengenai hobby anda membaca buku, sebenarnya buku apa yang anda baca, atau hanya komik itu saja?

Pertanyaan tertutup
B
Nah, kalau buku, buku komik itu ya minggguan. Tapi Kalau untuk buku tentang teknologi ya itu keluarnya se sebulan sekali kalau nggak salah. Jadi ya hanya baca buku komik dan majalah yang berkaitan dengan teknologi.


A
Lalu dapatkah anda menceritakan pada saya, ehmm manfaat apa sih yang anda dapat dari hobby anda itu?
30
Pertanyaan tertutup
B
Kalau dilihat dari manfaatnya sih nggak banyak. Lebih update aja gitu, kalau ditanya-tanya teman juga tahu, entah tentang hp atau computer atau kamera.


A
Oh… Jadi, anda dapat mengkomunikasikan hasil belajar anda dari buku-buku itu. Lalu Sebenarnya sejak kapan hobby itu anda tekuni?

Paraphase/
refleksi isi
B
Ya sebenarnya sejak masuk kuliah. Karena memang di sini saya bisa mendapat akses lebih baik untuk baca buku maupun akses internet. Ya internet itu biasanya untuk baca komik online.
36

A
Oh… gitu. Dari mana anda mendapatkan buku untuk referensi membaca anda?

Pertanyaan tertutup
B
Dari perpustakaan kampus dan dari perpustakaan umum ya, dari perpustakaan umum yang Pemkot itu loh, yang dari Pemkot. Tapi ya terkadang saya juga harus merogoh uang saku juga untuk beli, karena Kalau mengharap dari perpus juga terkadang nggak ada serial selanjutnya itu, majalah selanjutnya, kelamaan.
41

A
Kalau mengunjungi perpustakaan dengan siapa anda pergi?


B
Ya sendiri lah mbak! Masa ya teman-teman mau saya ajak untuk baca di perpustakaan. Paling mereka datang kalau ada tugas yang perlu referensi buku. Hhh… Ngomong-ngomong hari ini pertemuan berapa lama ya Mbak?

Seeing mode
A
Nah gini, kira-kira satu jam. Semoga bisa selesai sebelum itu.
50

B
Okay kalau gitu, tapi ya jangan molor-molor, nanti saya juga ada futsal ini.


A
Oh, jadi anda mau berangkat futsal lagi?

Pertanyaan tertutup
B
Ya kalau ada yang ngajakin ya saya juga ikut.


A
Oh begitu ya, jadi bisa dua kali, tiga kali atau gimana?

Pertanyaan tertutup
B
Itu terhgantung uang juga sih karena futsal itu juga butuh uang untuk sewa lapangan sama futsal itu juga butuh pemain, kalau nggak komplit ya kita mau main dengan siapa?
55

A
Lalu anda nggak merasa capek kah, tadi anda sudah bermain dan nanti masih mau berangkat lagi?

Pertanyaan terbuka
B
Ya aslinya ya capek, tapi seneng ketemu sama teman-teman.
60

A
Oh gitu ya… Okay, ya mungkin karena anda menggunakan hari Sabtu untuk bermain futsal ya, biasanya begitu. Ehmm… Okay. Jadi saya akan jelaskan dulu mengenai pertemuan hari ini. Ehmm jadi dalam tugas konseling ini saya ini, saya diharuskan untuk merekam seluruh pembicaraan kita minimal 50 menit untuk setiap kali pertemuan. Nah dalam tiga kali pertemuan itu, saya diminta untuk mengambil 10 menit untuk video. Bagaimana menurut anda?

Pertanyaan terbuka
B
Ya nggak pa-pa, asalkan saling bantu… Tapi tolong ya, jangan menjelaskan identitas lengkap saya dalam konseling ini.
68

A
Iya tentu, jadi nanti ehm, nama anda juga akan saya samarkan, hanya menggunakan inisial saja. Jadi untuk mengekspose identitas anda saya rasa tidak, karena ketika verbatim ini sampai di dosen, tidak akan sampai ke orang lain lagi gitu, cuma untuk penilaian, hanya sekedar itu. Gitu…


B
Okay, soalnya saya malu mbak kalau identitas saya itu terekspose.
74

A
Okay, nggak pa-pa, jadi jika saya menanyakan sesuatu yang anda anggap itu adalah privasi yang seharusnya tidak anda katakan pada siapapun, jadi tolong katakan bahwa anda tidak ingin membahas hal tersebut. Okay?


B
Iya, boleh.


A
Okay, gini saya mengucapkan terimakasih sebelumnya, atas waktu yang anda berikan untuk saya.


B
Iya sama-sama. Semoga memberi manfaat ya!
81

A
Ah iya, semoga! Ngomong-ngomong saya ingin mendengar pendapat anda mengenai cara saya membuat pendekatan pada anda.

Pertanyaan terbuka
B
Maksudnya gimana ya Mbak?


A
Saya mengenal anda karena diperkenalkan oleh teman anda yang juga teman saya. Lalu saya tiba-tiba menghubungi anda untuk meminta bantuan dalam melaksanakan tugas ini. Apakah cara tersebut membuat anda tidak nyaman atau bagaimana gitu?


B
Jujur aja mbak ya, saya tu merasa aneh, soalnya karena saya belum pernah mengenal mbaknya atau ketemu sebelumnya. Setelah tahu ini menegenai konseling, saya masih takut kalau identitas saya akan terekspose. Kan biasanya kalau tugas-tugas gini harus ada data lengkap. Nah, sebenernya saya tu lebih suka juga, kalau masalah saya ya cuma orang terdekat saya aja yang tahu.
88

A
Oh, gitu ya. Sepertinya anda sedikit tertutup ya. Ehm Sebenarnya saya mengerti akan hal itu, tetapi anda juga nggak perlu khawatir, dalam tugas ini saya juga memiliki kewajiban untuk menjaga privasi konselee. Identitas anda dan verbatim yang saya susun tidak akan diekspose sama sekali.  Saya sudah bilang tadi, kalau verbatim sampai ke dosen untuk penilaian saja, gitu.

Paraphase/
refleksi perasaan
B
Oh okay.
90

A
Ehm, Okay. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya sebelumnya, karena sebenarnya untuk mengerjakan tugas materi konseling ini, saya harus mencari subjek atau konselee yang belum saya kenal sebelumnya, sayapun harus mendapat informasi lengkap tentang data diri juga. Meskipun pada akhirnya saya harus ee… memakai inisial saja atau bagaimana, untuk menjaga privasi dari konselee. Akan tetapi penting bagi saya untuk mengetahui latar belakang anda juga, gitu.


B
Kenapa kok gitu Mbak, bukankah sulit ya kalau harus komunikasi dengan orang yang belum dikenal sebelumnya? Ya agak canggung klau ngomong.


A
Ya memang benar, sayapun merasa canggung dengan anda. Sebenarnya tidak ada yang sulit sih kalau kita mau belajar. Tujuannya disini kan agar kami belajar untuk membangun rapot, membangun rasa percaya klien terhadap kami sebagai konselor, gitu…
101

B
Ehm…Begitu…  Wah… sulit juga ya jadi mahasiswa psikologi.

Feeling mode
A
Ehmm… Ya kan sebaiknya siapapun menjadikan kesulitan sebagai tantangan. Benar kan? Dengan begitu semua akan terasa lebih mudah.

Reframing
B
Ya kalau dipikir-pikir sih ada benarnya juga, kalau mikirnya gitu.


A
Oh okay, lalu apa anda mengalami kesulitan dalam perkuliahan anda?
119
Pertanyaan terbuka
B
Kalau kesulitan sih nggak, cuma ya saya gini, termasuk mahasiswa berprestasi, bukannya sombong ya Mbak. IPK saya tetap 3,7 sampai semester ini. Dari awal semester 3,7 terus.

Seeing mode
A
Jadi anda tidak menghadapi masalah apapun ya diperkuliahan, menyenangkan sekali kalau gitu.

refleksi isi & Feeling
B
Tidak juga sih, saya sering terlambat masuk kelas karena rumah saya jauh dari kampus, apalagi sekarang tempat kuliah saya pindah. Saya merasa lebih sulit untuk kesana, apalagi motoran, motor yang saya pakai sekarang masih mesin tua. Jadi ya untuk nanjak-nanjak susah. Jadi seringnya ya telat.

Feeling mode
A
Oh… Jadi walaupun anda sering terlambat anda tetap bisa mempertahankan IPK anda ya. Bagus sekali!
129
Paraphase/
refleksi isi
B
Iya, karena memang saya mengusahakan itu. Saya punya tanggung jawab terhadap orang tua saya, saya punya janji akan belajar dengan sungguh-sungguh.


A
Ehmm…. Jadi anda pernah berjanji pada orang tua anda untuk belajar sungguh-sungguh ya. Nampaknya anda orang yang bertanggung jawab.

Paraphase/
refleksi isi
B
Ya mungkin, ya lihat orang tua bekerja keras gitu, kita kalau kuliah masak asal-asalan, ya kewajibanlah untuk menjalankan amanat mereka. Supaya upaya mereka untuk nguliahin kita nggak sia-sia.


A
Ehmm… Anda memiliki pemikiran yang sangat baik dalam hal ini.

Hearing
B
Ehmmm….ya, Iya.


A
Oke, dalam pertemuan pertama kita kali ini, apakah anda memiliki harapan tertentu?
140

B
Harapan sih ada ya. Ehmm… Mungkin hanya sharing aja, saya juga sebenarnya hampir tidak pernah cerita soal permasalahan ini atau unek-unek saya dengan teman-teman, kecuali memang sudah dekat sekali.


A
Oh begitu ya? Ada beberapa teman anda yang bisa anda ajak sharing nggak sih di perkuliahan, di kelas atau di mana gitu, teman futsal, kenalan gitu, atau teman chatting mungkin?

Pertanyaan tertutup
B
Ya cuma ada dua orang, mereka yang paling dekat dengan saya.
148
Feeling mode
A
Mengapa hanya dua?

Pertanyaan tertutup
B
Ya saya kalau boleh jujur orangnya agak pendiam sih mbak, ya agak kaku juga, jadi kalau nggak sama teman yang benar-benar dekat, saya nggak bisa ngomong dekat, nggak bisa curhat. Kalau sama teman-teman sekelas ya cuma kenal ngobrol, ngobrolpun juga ngobrol biasa, bukan sharing atau mengenal perasaan.

Feeling mode
A
Oh… gitu. Lalu bagaimana dengan keluarga, apa ada di antara anggota keluarga anda yang bisa anda ajak untuk sharing tentang apa yang anda hadapi, misalnya anda mengalami kesulitan atau masalah di perkuliahan, atau di luar perkuliahan sekalipun?
156
Pertanyaan terbuka
B
Nggak ada, karena mereka sibuk. Kalau sama orang tua kan bisanya lewat telepon, nggak bisa cerita langsung. Ya sama paman bisa sih bisa, tapi kadang-kadang, kalau paman memang lagi nggak sibuk ya. Kadang ya ngobrol sama paman.

Seeing
A
Benar juga sih… sharing lewat telepon itu memang tidak enak. Jadi anda bisa sharing sama paman anda ya, apakah anda merasa terbantu setelah sharing dengan beliau?

Paraphase/
refleksi isi
B
Iya, paman itu sering menasehati, jadi lumayan terbantu. Misalnya, saya pas ngadepin situasi sulit, nah paman biasanya kasih tahu atau kasih soulsi, nah, langkah apa yang sebaiknya saya ambil. Nah, kalau membantu secara langsung sih nggak. Cuman ya itu kasih saran kaya gitu.
167
Hearing
A
Ehmm… nampaknya anda memiliki paman yang lumayan bijak ya. Okay, tadi anda mengatakan bahwa paman anda tidak dapat membantu secara langsung, misalnya seperti apa ya?

Paraphase/
refleksi isi
B
Oh itu, begini… Jadi, meskipun paman saya orang tua saya di sini, akan tetapi peran paman terbatas. Suatu kali, saya cerita ke paman, kalau teman saya pinjam uang kuliah saya, namun tidak kunjung dibalikin, terus saya meminta paman untuk bersama saya meminta uang itu. Tetapi menolak untuk bantu saya, karena paman hanya memberi tahu saya bagaimana biar, bagaimana saya dapat meminta uang saya kembali tetapi dengan cara yang santun. Suka menasehati saya, paman bilang itu hal yang harus saya selesaikan sendiri dengan teman saya.

Hearing mode
A
Ngomong-ngomong apa kesibukan anggota keluarga anda yang lain?
173
Pertanyaan tertutup
B
Ya sepupu yang tinggal serumah dengan saya, satu sibuk, nggak tahulah, karena dia belum bekerja. Kalau yang satunya masih masih SMA, kalau paman ya bekerja, nenek ya nggak begitu nyambung kalau diajak ngomong. Jadi komunikasi saya dengan mereka seperlunya saja.

Seeing mode
A
Ehm… Okay, saya mengerti.  Ngomong-ngomong apakah anda pernah mengikuti konseling sebelumnya?

Pertanyaan tertutup
B
Ya Pernah sih, pas saya masih sekolah. Kalau nilai saya jelek atau kalau saya bolos sekolah, ya pasti saya dimasukin ke ruang BK, ditanyain ini itu, ini itu sama guru Kk.
180

A
Oh gitu ya… Jadi di sekolah anda dulu anda pernah menerima bimbingan konseling, berapa sering itu?

Refleksi isi & Pertanyaan tertutup
B
Kalau bimbingan konseling itu satu jam mata pelajaran seminggunya. Nah itu hanya satu jam. Selain materi, saya pernah mendapatkan konseling saat nilai saya turun dan saya dulu sukanya bolos.


A
Oh… Anda dulu menerima materi bimbingan konseling rutin dari sekolah. Lalu apakah bimbingan konseling tersebut membantu anda?

Paraphase/
refleksi isi
B
Sedikit banyak membantu.
190

A
Ehm… Lalu apakah anda dapat manfaat dari konseling itu? Misalnya setelah anda mendapatkan konseling kemudian nilai anda lebih baik atau kemudian anda tidak bolos lagi?

Pertanyaamm tertutup
B
Aslinya ya nggak ada, nggak ada nilai yang baik secara instant ya Mbak ya, kalau tadikan ya itu nilainya jelek lalu dikasih tahu, nilai itu juga bertambahnya juga susah. Dari konseling itu sayamulai tahu, apa yang harus saya pertahankan dan saya raih kedepannya, karena apapun yang saya lakukan sekarang akan mempengaruhinya masa depan. Kalau membolos memang saya butuh proses yang lama untuk menghindari hal itu, karena teman saya itu gajakin saya mbolos terus, kadang mbolos berempat, bertiga, kadang ngajak yang lain, kalau menolak ya susah.


A
Oh, apakah ada satu titik dimana anda tidak pernah membolos lagi?
191
Pertanyaan terbuka
B
Iya, saya menceritakan pada mereka tentang kerja keras orang tua agar kami bisa sekolah ya, juga mengingatkan mereka akan kekecewaan orang tua. Pasti oran tua sedih kalau kami suka bolos.

Feeling mode
A
Iya, ada benarnya sih. Okay, lalu apa yang anda ketahui tentang konseling?


B
Kalau konseling itu setau saya ya bimbingan, pengarahan, di dalam bimbingan itu ada pemecahan masalah. Misalnya kaya tadi nilai drop, nah dikasih motivasi, kalau bolos ya dinasehati biar nggak bolos, bolos itu juga nggak baik, orang tua udah bayar mahal-mahal.


A
Ehmm…Okay. Itu salah satunya anda benar, itu merupakan fungsi kuratif dari konseling sendiri. Sebenarnya konseling juga memiliki fungsi preventif, artinya konseling dapat membantu seseorang menjaga dan mencegah timbulnya masalah. Jadi saya berharap anda juga akan terbantu dalam pertemuan kita kali ini.
211

B
Ehmm Iya, saya mengerti.


A
Ehmm… Saya telah mendengar banyak tentang diri anda sebelumnya. Waktu kita bertemu pertama kali. Saya merasa sangat beruntung karena sampai hari ini, anda masih berkenan untuk menyempatkan waktu untuk bertemu saya. Dalam pertemuan kali ini, saya akan menanyakan hal-hal yang sama lah dengan waktu lalu. Jadi waktu pertemuan kita pertama kita membahas hal-hal yang berkaitan dengan latar belakang masalah anda, kemudian masalah-masalah yang anda hadapi dan sekedar sharing, dan di sini akan sama begitu.

Hearing mode
B
Ya baik.
225

A
Sebelumnya anda menceritakan pada saya bahwa anda memiliki kecenderungan uuntuk menjauhi teman wanita, sehingga anda merasa tidak nyaman dengan diri anda sendiri. Ada diantara teman-teman anda yang mengatakan bahwa anda orang yang anti sosial. Dapatkah anda menjelaskannya dengan lebih detail mengenai permasalahan itu?

Hearing mode
B
Iya, sebelumnya saya sudah cerita Mbak. Kalau berinteraksi dengan teman-teman wanita, saya memang cenderung canggung. Kalau interaksi sama wanita. Nah kalau ditanya ya saya jawab juga saya hanya akan menjawab sekenanya saja, seperlunya.
231
Feeling mode
A
Oh gitu ya. Lalu dapatkah anda menceritakan satu dua pengalaman anda mengenai interaksi anda dengan teman-teman wanita anda, bisa dengan kenalan, teman sekelas, atau teman SMP, atau yang tak terlupakan mungkin?

Pertanyaan terbuka
B
Maksudnya pengalaman saat saya interaksi biasa gitu?
239
Pertanyaan tertutup
A
Iya, apapun. Terserah, yang berkaitan dengan interaksi dengan teman di sekitar anda.


B
Pernah tuh saya dikelas ditanya kerjaan saya sudah kelar belum. Ya saya jawab sudah, nanti saya kirim. Eh… dia marah-marah, katanya saya nggak enak banget diajak ngomong. Jadi ya, lebih merasa aneh kan saya.

Feeling mode
A
Jadi teman anda malah marah, mengaggap anda tidak enak diajak ngomong. Benar begitu ya?
245
Paraphase/
refleksi isi
B
Huumb, bener begitu.


A
Apa anda tahu kira-kira apa penyebabnya, mengapa teman anda itu marah seperti itu?

Pertanyaan tertutup
B
Ehmm….. Nggak juga sih. Karena memang dia lagi emosi, labil, atau lagi marah atau ada masalah.
250
Seeing
A
Ehmm… Tetapi apakah interaksi tersebut membuat anda jera untuk berinteraksi dengannya orang yang sama yang anda jelaskan tadi?

Pertanyaan tertutup
B
Hmmm… Jujur sih iya, jadi lebih enggan untuk berkomunikasi langsung dengannya, ya soalnya pengalaman tadi pengalaman yang nggak enak juga.

Feeling mode
A
Okay, lalu setelah anda mendengar kata-kata yang tidak mengenakkan dari teman wanita yang anda sebutkan tadi, apakah anda berusaha memahami situasi yang ada pada saat itu?

Paraphase/
refleksi isi &
B
Maksudnya?
260
Pertanyaan tertutup
A
Mungkin situasi sedang ramai kan ya saat itu, sehingga anda gagal untuk mendengarkan dengan baik. Atau mungkin, saat dia berbicara dengan anda, atensi anda sedang pada yang lain, sehingga dia berpikir bahwa anda mengabaikannya. Atau memang dia memiliki sifat yang sensitif atau emosional, seperti yang anda jelaskan tadi.

Reframing
B
Hmm…. Mungkin, bisa jadi.


A
Kalau menurut saya, atensi ketika kita berkomunikasi dengan orang lain itu sangat diperlukan, jadi kita benar-benar memfokuskan diri kita pada lawan bicara kita. Lalu misalnya, eeh… tentang situasi yang anda hadapi dengan teman anda tadi, dapatkah anda membuat analisa tentang situasi yang tadi?

Konfrontasi
B
Ya, waktu itu memang sedang pergantian jam kuliah, jadi memang sedang ramai ya, ada teman-teman di samping saya juga mengajak saya ngomong.
272
Seeing mode
A
Lalu kemana atensi anda saat itu?

Pertanyaan tertutup
B
Ya sama teman-teman yang disamping lah.


A
Maksudnya sama teman-teman yang tadi juga, anda membagi atau hanya focus pada satu saja?

Pertanyaan tertutup
B
Nggak bisa cuma sama satu saja sih.
279

A
Okay, saya jelaskan ulang. Anda sedang diajak biacara dengan teman anda yang menanyakan tentang tugas, tetapi anda juga sedang berbicara dengan teman di samping anda, ketika teman anda yang marah tadi menanyakan tugas berbicara, atensi anda sedang dimana, atensi anda dengan teman anda, atau dengan keduanya bersamaan?

Reframing & pertanyaan tertutup
A
Ya, sama teman yang ada di samping saya juga sih.


A
Berarti mungkin itu sebabnya, karena ia merasa kurang diperhatikan oleh anda. Ketika anda seharusnya sedikitnya anda memperhatikannya, paling tidak ada tatap muka gitu.

Konfrontasi
B
Mungkin juga.


A
Menurut saya orang-orang tertentu akan marah ketika ia merasa bahwa apa yang ia sampaikan itu penting, tetapi ucapannya itu tidak dihiraukan. Apakah anda pernah mengalaminya? Misalnya dimarahi atau mungkin malah memarahi orang lain karena penyebab yang sama?
290
Normalizing
B
Ehh… Benar juga sih… Pernah kok, dosen saya pernah marah-marah dikelas. Mungkin juga saya akan marah kalau saya mengalami hal seperti itu.

Seeing mode
A
Oh okay, apakah anda memiliki pengalaman lain yang lebih memberi pengaruh pada diri anda? Eeh… maksud saya mempengaruhi siapa diri anda sekarang.

Pertanyaan terbuka
B
Maksudnya, dengan teman wanita lagi?

Pertanyaan tertutup
A
Iya, saya ingin tahu, sebenarnya kan dari permasalahan anda, anda masalah bermasalah dengan interaksi dengan wanita, untuk itu saya ingin lebih tahu mengenai lebih mendalam megenai interaksi anda dengan teman-teman wanita yang ada di sekitar anda.
300

B
Ehm… apa ya… Oh sek sek …  Ya, waktu saya SMP kelas satu, saya punya teman wanita, beberapa sih, ada 3 orang kalau nggak salah, yang 4 laki-laki. Nggak tahu gimana ceritanya, 3 perempuan ini memberi saya kejutan di sekolah. Nah, ini kejutan yang benar-benar nggak terlupakan.


A
Kejutan ya, bisa diceritakan?
309
Pertanyaan tertutup
B
Waktu itu saya pas ulang tahun. Sebenarnya saya tidak sedang berulang tahun, tetapi kaya saya sedang ulang tahun. Hari itu bukan hari ulang tahun saya. Mereka salah informasi sih. Mereka menumpahkan tepung, telur, dan mentega ke rambut saya. Dengan lantangnya mereka mengatakan “Happy Birthday!”  Padahal saya tidak sedang berulang tahun. Jujur saya marah dan malu saat itu, ya pertama memang itu bukan hari ulang tahun saya, adonan tepung, telur mentega, merusak seragam ya, saya tidak ada baju ganti, saya harus mandi di sekolah, saya mandi dengan sabun pencuci tangan. Nah seragam yang disediakan sekolah untuk emergency sedang dipakai anak lain, ya akhirnya saya pulang lebih awal pas hari itu.

Seeing mode, hearing mode
A
Lalu bagaimana anda pulang?
321
Pertanyaan tertutup
B
Saya naik angkot. Nah di jalan dan di angkot semua orang melihat saya. Karena saya baunya amis waktu itu, karena telur tumpah ke rambut saya. Tentu saja rambut dan baju saya kan bau. Nah, di rumahpun sepupu saya yang saat itu masih SD juga menertawakan saya.

Seeing & hearing mode
A
Tadi anda mengatakan bahwa anda sudah mandi di sekolah, akan tetapi bagaimana orang bisa melihat telur di rambut anda dan sebenarnya bagaimana reaksi orang-orang disekitar anda?

Konfrontasi
B
Kalau melihat telur sih aslinya enggak ya, cuma baunya itu kentara banget, bau telur itu kan amis.
329

A
Ehmm, Okay. Lalu ketika anda pulang dalam keadaan seperti itu, apa yang terjadi di rumah anda?

Pertanyaan tertutup
B
Ya, nggak ada apa-apa sih, Ya karena di rumah waktu sedang sepi. Paman kerja, nenek yang membantu saya membersihin diri, nenek juga yang berusaha mencuci baju.

Seeing mode
A
Jadi, maksud anda nenek anda yang memandikan anda?

Pertanyaan tertutup
B
Ya, ya.


A
Tadi anda bilang nenek anda yang membersihkan rambut anda kan, apakah itu berarti nenek anda yang memandikan anda waktu anda SMP?
339
Pertanyaan tertutup
B
Ya, iya. Nenek yang membersihkan baju, nyabuni.


A
Ehmmm… Okay. Dari kejadian itu, apa pengaruhnya pada diri anda?

Reframing
B
Saya ya lebih jaga jarak dengan mereka sebenarnya. Saya pikir karena kami itu terlalu dekat ya, jadi mereka merasa bahwa Okay gitu merayakan ulang tahun saya dengan cara mempermalukan saya. Kenapa juga harus gitu, ulang tahun mesti dirayakan begitu, beli kue atau traktiran okelah, cara itu malah justru membully saya. Nggak lucu sih

Feeling mode
A
Anda merasa bahwa cara mereka tidak tepat ya, malah anda merasa seperti dibully gitu.
351
Paraphase/
refleksi isi & feeling
B
Ya iya lah, cara mereka itu malah menyakiti saya.


A
Lalu dalam pikiran anda saat itu, apa yang anda pikirkan tentang mereka, teman-teman bertiga yang merayakan ualang tahun anda tadi?

Pertanyaan tertutup
B
Mungkin ada benarnya juga ya kata-kata orang, kalau wanita itu intuitif, egosentris. Nah mereka melakukan semua apa yang mereka pikir benar tanpa memperhatikan dampaknya ke orang lain.


A
Ehmm Okay…. Lalu setelah kejadian itu, bagaimana hubungan anda saat dengan ketiga teman anda?
359
Pertanyaan tertutup
B
Jadi males berteman dengan mereka, mereka juga nggak minta maaf. Ternyata teman dekat saya yang laki-laki tidak tahu apa-apa mengenai ide mereka untuk mengerjai saya itu.

Feeling mode
A
Jadi, anda mulai menjauh dari mereka karena kejadian itu. Lalu bagaimana interaksi dengan teman-teman wanita lainnya di sekolah yang sama sejak saat itu? Apakah setelah anda tidak dekat dengan mereka bertiga kemudian anda switch dengan orang lain?

Pertanyaan terbuka
B
Iya, cuma nyapa aja. Pokoknya seperlunya saja. Kalau sama teman-teman yang lain sama kok, ya kalau ada tugas kelompok, atau ada kegiatan yang membutuhkan koordinasi baru saya nimbrung.
368
Seeing mode
A
Okay, saya mau tanya, sebenarnya bagaimana hubungan anda dengan ketiga teman wanita anda sebelum kejadian itu?


B
Ya lumayan dekat sih.

Feeling mode
A
Bisa anda ceritakan, sedekat, kedekatan seperti apa itu?


B
Karena saya cowok yang paling pendiam diantara teman-teman saya yang lain mungkin ya, juga mereka tahu kalau saya selalu dikirimi uang dari jauh, jadi mereka sering meminta saya untuk mentraktir mereka. Terus kalau ada tugas mereka juga sering meminta contekan. Nah dari situ kami dekat.

Feeling mode
A
Oh, gitu ya, apakah anda tidak merasa menjadi pihak yang dirugikan?
380
Pertanyaan terbuka
B
Sedikit, kalau mereka minta traktir saya nggak ada uang ya saya bilang nggak ada. Kalau tugas mereka mau nyontek juga saya kasih, kalau bicara untung rugi kalau jadi orang yang perhitungan saya rugi lah, saya nggak pernah minta traktiran balik. Saya juga nggak pernah minta contekan ke mereka.

Feeling mode
A
Nampaknya teman-teman wanita anda berusaha mengambil keuntugan dari anda. Sebenarnya bagaimana perasaan anda ketika anda diperlakukan seperti itu?

Refleksi isi & Pertanyaan terbuka
B
Kalau saya dimintai traktiran tapi tidak ada uang saya sedih malahan. Karena, tapi ya kalau tugas saya selalu dicontek sebenarnya saya nggak suka, itukan hasil kerja saya.

Feeling mode
A
Jadi walaupun anda tidak suka memberi contekan, anda tetap memberikan mereka contekan itu pada mereka, meskipun terpaksa memberikannya begitu?
392
Pertanyaan tertutup
B
Iya, dari pada jadi konflik sih. Saya tidak mau dibilang pelit atau sebagai, atau yang lain. Tau dibilang sok pinter atau  pelit tapi pinter, atau apalah itu

Hearing
A
Sejak kapan anda anda memiliki pola interaksi seperti itu dengan teman-teman wanita di sekitar anda?

Pertanyaan tertutup
B
Saya tidak menyadari sejak kapan sebenarnya. Saat saya SMP teman wanita saya hanya sedikit, cuma 3, yang saya ceritakan tadi, cuma tiga, setelah beda kelas yang lain tidak jauh dari angka itu.

Seeing mode
A
Jadi teman-teman anda sedikit ya. Lalu bagaimana dengan masa-masa SMA?
402
Refleksi isi & Pertanyaan tertutup
B
Masa SMA saya ya? Saya dulu SMK ya, jurusan Teknik. Jadi sekelas cuma ada ada kurang lebih 5 di kelas.

Seeing mode
A
Oh begitu ya. Kalau teknik memang jumlah wanitanya lebih sedikit ya. Lalu apa anda tidak punya kenalan dengan teman wanita dari berbeda kelas, atau pada masa-masa itu teman-teman sudah menggunakan applikasi chatting, menggunakan facebook atau sebagainya, apa anda tidak memiliki kenalan dari chatting atau dari media sosial misalnya?

Refleksi isi & Pertanyaan terbuka
B
Ya, ada, cuma sebatas kenal nama dan kadang saling sapa, teman berbeda kelas sama tetangga. Kalau teman chatting saya nggak ada. Saya nggak begitu exist di sosmed.

Seeing mode
A
Okay, jadi sejak SMP ya, anda hanya sebatas menyapa teman-teman wanita yang anda kenal saja, tidak ada interaksi lebih.
414
Paraphase/
refleksi isi
B
Iya, interaksi dengan teman-teman seperlunya aja. Misalnya, kalau saya ditanya atau perlu menanyakan sesuatu aja. Atau kadang saya juga meminta bantuan atau dimintai bantuan. Tetapi untuk mengobrol seperti ini hampir nggak pernah dan memang saya enggan untuk melakukannya. Sebatas saling menyapa, ya saya sudah merasa cukup.

Feeling mode
A
Ehm… Saya mengerti. Lalu dari anda kelas 1-6 SD, bagaimana?
421

B
Dulu saya SD nya di desa ya, jadi saya punya banyak teman. Saya suka diajak main sama teman-teman, teman-teman SD, main sepeda, masak-masakkan, main bola, lompat tali, pokoknya ya semua permainan rasanya sudah saya coba dulu.

Seeing mode
A
Oh begitu. Lalu bagaimana anda berinteraksi dengan teman-teman wanita anda saat itu? Apakah ada masalah atau bagaimana?
426
Pertanyaan terbuka
B
Nggak ada masalah sih, kalau itu sih berinteraksi dengan mereka nggak ada masalah. Cukup baik

Seeing mood
A
Jadi, benar ya… Ada perubahan pola interaksi anda dengan teman-teman wanita itu sejak anda duduk di bangku SMP.

Paraphase/
refleksi isi
B
Iya.
432

A
Okay, kalau kita bicara mengenai keengganan untuk menjalin hubungan interpersonal dengan teman wanita anda, apa alasan anda sebenarnya, apakah karena trauma atau pengalaman-pengalaman anda, atau pengalaman buruk waktu anda duduk di bangku SMP?

Pertanyaan tertutup
B
Mungkin ya karena saya merasa cukup memiliki teman-teman pria saja ya mbak ya.
437
Feeling mode
A
Jadi merasa cukup ya, merasa cukup yang dalam hal apa yang anda maksudkan?

Reframing
B
Saya kan punya banyak teman cowok, mau kemana-mana ada teman cowok yang nemenin, terus mau main juga bisa ke kost cowok. Kalau cowok hampir nggak pernah ngomel-ngomel mbak, jarang komplain, pokoknya ya nyaman gitu. Fleksibel kok mereka.

Seeing mode
        
A
Nampaknya anda merasa sangat nyaman dengan keberadaan teman-teman cowok anda. Menurut anda, teman-teman cowok juga lebih fleksibel dibanding teman-teman wanita, yang biasanyamenurut anda cenderung merepotkan ya. 
455
Refleksi isi
B
Iya, benar.


A
Sebelumnya anda bercerita bahwa anda merasa belum pernah menaruh hati dengan siapapun hingga saat ini. Menurut anda aneh nggak sih?
460
konfrontasi
B
Iya, aneh kan.. Saya selalu ditanya teman-teman, pacarmu mana, ajak dong kesini! Saya nggak, saya ya malu mengakui kalau saya tidak pernah memiliki pacar, jadi saya selalu bilang lain kali. Gitu…

Hearing & feeling mode
A
Oh… Menurut anda kapan kira-kira anda akan siap untuk menjalin hubungan, hubungan interpersonal dengan wanita? Misalnya pacaran atau menuju jenjang serius misalnya.

Pertanyaan terbuka
B
Ehmmmm…. Kalau sekarang sih belum. Saya sudah bekerja mungkin. Kalau sekarang sih saya belum pengen. Pengen kuliah dulu.
468
Feeling mode
A
Jadi menurut anda waktu yang peling tepat untuk menjalin hubungan itu anda sudah bekerja?

Pertanyaan tertutup
B
Iya, sepertinya begitu. Kalau udah kerja udah punya uang sendiri.


A
Ehmm okay, selama ini anda benar-benar belum pernah menaruh hati dengan siapapun? Biasanya anak-anak sekarang, kita tahu anak-anak SD sudah naksir teman-teman sekolah atau sekelasnya.

Pertanyaan tertutup
B
Kalau dibilang menaruh hati sama sekali belum, kalau kagum sama seeorang sih pernah.
476
Feeling mode
A
Bagaimana anda memahami perasaan tersebut hanya sebatas rasa kagum, bukan menyukai?

Pertanyaan tertutup
B
Karena saya tahu saya kalau saya, kalau dalam hati ya hanya sebatas ingin juga memiliki pencapaian yang sama, ya dia sosok wanita yang hebat menurut saya.

Feeling mode
A
Jadi, anda merasa bahwa perasaan anda sebatas ingin memiliki pencapaian yang sama. Bukan perasaan ingin memiliki ya? Tampakya anda mampu mendefinisikan perasaan anda secara tepat.  Lalu seperti apa rasa suka itu menurut anda?
483
Paraphase/
refleksi isi & hearing
B
Kalau suka itu jadi kepikiran terus, peduli, pengen selalu dekat, nggak pengen jauh, punya hubungan yang serius pengennya, juga penge mengenal lebih jauh. Kayak gitu pokoknya!

Seeing mode
A
Okay, lalu pernahkah anda disukai oleh seorang wanita?
490
Pertanyaan tertutup
B
Pernah sih pernah, 4 atau lima kali sejak saya SMA hingga sekarang, tetapi tidak satupun saya hiraukan. Yang saya terima ya nggak ada. Nggak saya hiraukan. Ada satu diantara mereka mengatakan bahwa menjadi seorang yang pendiam membuat saya terlihat cool gitu. Saya sering dichat, tetapi nggal saya respon. Akhirnya ya, sana bosan sendiri.

Seeing  & hearing mode
A
Jadi selama ini anda tidak menghiraukan perasaan orang lainnya ya, perasaan dari wanita. Ehmm… Menurut anda mengapa perasaan enggan itu muncul dalam diri anda, enggan untuk menjalin hubungan dengan orang lain?

Refleksi isi & Pertanyaan tertutup
B
Iya. Saya merasa enggan untuk itu. Saya khawatir kalau saya menjalin hubungan dengan wanita, banyak hal yang sepele akan jadi semakin rumit.
500

A
Okay, bisakah anda menjelaskan pada saya, apa sih yang akan menjadi semakin rumit kalau anda menjalin hubungan, menjalin hubungan serius dengan wanita?

Pertanyaan tertutup
B
Seperti yang sudah saya ceritakan tadi, saya tinggal di rumah nenek sejak saya duduk di kelas 1 SD, di sana saya tinggal bersama sepupu dan paman. Tinggal bersama kerabat tetap saja beda dengan tinggal bersama keluarga sendiri.

Feeling mood
A
Oh, gitu ya. Berbeda bagaimana ya, bisa dijelaskan?
510
Pertanyaan tertutup
B
Kalau sama keluarga sendiri memang beda, tinggal sama orang tua saya yang di Lampung lebih nyaman ya. Walaupun kami cuma bertiga, tetapi sangat dekat sekali. Kalau di rumah Paman, saya dekat cuma sama paman saja.

Feeling mode
A
Jadi anda sebenarnya tidak begitu nyaman ya tinggal bersama nenek. Lalu mengapa anda tetap tinggal di sini?

Paraphase/
refleksi isi
B
Saya anak petani dari desa terpencil ya. Saya kan anak satu-satunya, jadi orang tua saya ingin saya diurus nenek di kota, karena akses transportasi, pendidikan, kesehatan lebih baik di sini. Nah menurut mereka pendidikan di Jawa juga berkualitas. Nah, mungkin, ada benarnya juga kali ya? Jadi sejak saya SD, saya dititipkan pada nenek dan paman saya di sini. Orang tua saya mengurus ladang dan sawah dari pagi hingga petang. Nah, mungkin itu juga alasan mereka meminta saya tinggal bersama nenek dan paman di sini, biar saya lebih terurus.
517

A
Jadi anda anak satu-satunya dari anda, pasti berat sekali bagi orang tua anda untuk membiarkan anda tinggal di sini.
525
Paraphase
refleksi perasaan
B
Iya memang, saya sendiri belum pernah jauh dari orang tua sebelumnya. Minimal setiap petang hingga pagi hari saya masih bertemu kedua orang tua saya.


A
Ehmm…. Saya bisa mengerti. Lalu bagaimana anda berusaha menyesuaikan diri dengan semua hal baru disini?
530
refleksi perasaan
B
Awalnya Nggak betah juga sih. Tetapi Mama sama ayah saya ikut ke sini, tinggal bersama kami selama 3 bulan. Ya… itu membantu saya untuk beradaptasi dengan tempat tinggal baru. Ya, membantu saya juga mengakrabkan diri dengan keluarga dan teman-teman baru.

Feeling mode
A
Wah… Orang tua anda sepertinya sangat perhatian ya.

refleksi isi
B
Ya, memang benar, demi anak mereka rela kerja keras. Mereka sosok orang tua yang benar-benar membuat saya itu takut untuk mengecewakan mereka. Makanya, saya sering banget rindu dengan kedua orang tua saya.

Feeling mode
A
Sepertinya anda inigin menangis ya, mengapa anda mengusap, mengusap mata anda?
541
Pertanyaan tertutup
B
Nggak juga sih mbak.


A
Okay. Ehmm…. Saya kira untuk peretemuan hari ini cukup. Kita bisa ketemu lagi Minggu depan ya, ehh… hari Sabtu juga.


B
Saya usahakan ya, yang penting teks aja dulu atau WA.


A
Okay, apakah anda keberatan kita bertemu di sini, ini rumah kerabat saya. Tetapi memang rumahnya sepi seperti ini.

Pertanyaan tertutup
B
Nggak pa-pa mbak, karena ini juga konseling butuh tempat yan sepi juga.


A
Semoga anda juga nggak terganggu dengan suara-suara hewan-hewan di samping rumah ini. Semoga minggu depan tidak ada pertemuan.
551

B
Nggak pa-pa MBak.


A
Terimakasih atas kehadiran anda pada sesi pertama ini. Semoga minggu depan nggak ada halangan juga, kita bisa bertemu lagi.


B
Okay


A
Okay, terimakasih.
557

B
Sama-sama.




0 komentar:

Post a Comment

Luangkanlah waktu untuk berkomentar di blog ini. Berkomentarlah secara bijak( jangan SPAM). Komentar anda adalah suatu kebanggaan buat saya.